See my eyes, search the truth
Can you find it?
Whether my heart is blind or cold
Who cares?
See my eyes,search the truth
Its classic or what's the word?cliche?
Which better I don't care
There is a cactus in the corner of my room
I talk to 'him' sometimes and 'he' never bother me to get the water
Surely,we are in same
Who bothers to care?
See my eyes, search the truth
I and Cactus
We made a bet before
Who is the stronger to not to care
See my eyes,search the truth
A day,week,month,years
And I lost to him
Kamis, 07 Agustus 2014
I and Cactus
Jumat, 15 Februari 2013
There is something
Somebody that you know.
Somebody that you close with.
No need to think that every single matter you feel you share with him. Although, bad or good at least he used to know. Even not everything but its the important thing. Unfortunately, there are several times happen like that.
You're happy then he don't know?
You're sad then he don't know?
You're SICK then HE DON'T KNOW?
Then, when something like that happen to you, what would you gonna do?
How hurt you are if he know everything happen around but he don't know something happen about you?
Honestly, when I tried to told something there was no respond enough. You are busy with your around and I'm never be around on you. Then when I'm stuck there you don't know that I'm lying in pale.
I know something happen again, but when last time like nothing happen. Your acted tell everything. Don't tell me that I wasn't tell you. Cause I've try before...
Selasa, 25 Desember 2012
need not to know
The respect is decrease
for now.........
Sebenernya juga nggak salah kok... Cuma pandangan pribadi dari saya aja yang membuat respect itu turun. Bahkan dengan drastis. Kalo masih mau menerka tentang apa, siapa dan kenapa. Nggak perlu. Karna sebenernya nggak terlalu penting untuk difikirkan. Ini sudut pandang saya, dari anda atau yang lain pasti akan berbeda lagi.
Alasan tiba-tiba membatalkan rencana itu tiba-tiba, bukan karena nggak ada alasan. Ya karena ada alasan yang nggak mungkin bisa dimengerti dari cara pandang yang berbeda. Kalo dipaksa... saya nya yang nggak suka. Gimana saya bisa tahu? Simple, jejaring sosial bisa ngasih tau semuanya. Saya bisa baca, dan terimakasih karena baca dari orang-orang terdekat yang seprofesi jadi tau apa sebenernya yang difikirkan. Dan sory, tapi respect saya sudah terlanjur nge-drop pada hal itu. Nggak tau kapan bisa naiknya, tapi untuk sekarang levelnya ada di bawah.
Ya mungkin saya harusnya CUEK, harusnya itu identik sama golongan darah saya. Tapi mau gimana, kadang hal kecil malah jadi yang paling 'besar'. Sampe sekarang, saya belum ngasih tau langsung. Dan nggak tau, apa suatu saat bisa sadar tanpa di kasih tau. Atau, gara-gara saya yang ceroboh jadi nyeplos sendiri. Bukan saya yang bisa kontrol.
Karya itu ada, ya udah nggak usah di hina. Kalo emang banyak yang kurang, dikomen dengan baik. Bukan dicela. Anda emang yang lebih tau, yang paling bener lah pokoknya, yang bukan orang awam. Orang awam mana tahu apa yang harus ditanyain dan yang nggak. Iya tahu kok, duduk diem nonton lebih mudah daripada terbang meluncur. Ya anda yang lebih tahu, anda yang paling benar dan anda yang paling ngerti. Orang kayak saya tahu apa.
Konyol..... Ya emang kayak gitu dunia saya. Bodoh dan sudut pandangnya kadang nyeleneh.
Selasa, 28 Agustus 2012
Selasa, 24 Juli 2012
That's Pigeon
Merpati atau burung dara putih.
Hewan ini sering digunakan sebagai hiasan di undangan pernikahan yang sering
kita terima. Kenapa merpati? Kenapa bukan hewan lainnya? Pertanyaan yang
menggelitik bukan. Baiklah disini akan sedikit saya ulas mengenai burung ini. Ada
banyak filosofi dari burung ini yang patut dicontoh.
Merpati dengan
nama latin Columba livia ini adalah
burung yang setia pada pasangannya. Burung ini mengumpulkan jerami dan
merajutnya secara bersama untuk dijadikan sarang. Ketika betina sedang
mengerami telur maka sang pejantan akan melindungi pasangannya dari pejantan
lain yang datang mengganggu. Ehm,
jadi mungkin dalam dunia merpati pun juga da rasa cemburu ya haha :P. Bukan
hanya itu saja, ketika sang betina lapar maka sang pejantan akan terbang
berburu mencari makan dan kemudian menyuapi sang betina. Duh, romantisnya. Ada satu lagi yang tidak boleh ketinggalan,
pejantan merpati rela untuk menggantikan merpati betina yang sudah terlalu
lelah mengerami telur. Mereka akan menggantikan posisi merpati betina dan
mengerami telurnya. Pejantan merpati memang contoh calon ayah yang baik bukan.
Rela melakukan apapun demi istri dan anaknya. Seperti tak kenal lelah untuk
melindungi keduanya. Selain itu juga, merpati juga selalu bersama-sama dalam
merawat anak-anak mereka. Seperti contoh keluarga harmonis yang saling
membutuhkan satu sama lainnya. Pasangan burung ini tak pernah ingkar janji pada
pasangannya. Wow, angkat lima jempol umtuk burung ini. Jadi, tak salah bila
burung ini dijadikan symbol kesetiaan dalam suatu hubungan.
Sebenarnya tak
hanya merpati yang dijadikan sebagai symbol kesetiaan suatu hubungan. Ada
angsa, penguin dan tak kalah mengejutkan adalah buaya. Terkejut? Baiklah
kapan-kapan kita akan melanjutkan pembahasannya. Untuk kali ini, merpati
bintang utamanya. Filosofi yang bagus bukan? Tentu ini akan sangat membantu
sebagai inspirasi kesetiaan bagi setiap orang. Burung saja bisa setia kepada
pasangannya, kenapa kita tidak?
Kamis, 17 Mei 2012
Istimewanya kecoa
Kecoa,
siapa yang tidak pernah bertemu dengannya?? Tentu anda adalah orang paling
kuper bila tak pernah bertemu binatang yang satu ini (hehe). Lupakan sejenak
tentang kuper. Binatang ini mudah kita temui dan dapatkan. Terutama di tempat
yang kotor dan tidak pernah dibersihkan. Jadi bisa dipastikan jika tempat
kalian banyak kecoa. Pasti tempat kalian sangat kotor. Karena kecoa suka hidup
di tempat seperti itu. Jadi, kalau anda bisa hidup di tempat seerti itu apa
bedanya dengan kecoa? Wah… yang jujur dan polos pasti jawabnya nggak ada. Hayo
ngaku …. :D
Sekalipun
kecoa adalah makhluk ciptaan Allah Yang Maha Kuasa yang sering di usir secara
kasar oleh manusia yang tidak lain adalah makhluk ciptaan Tuhan juga tetapi ada
satu keistimewaan yang dimilikinya. Bila kalian memutuskan atau memisahkan
bagian kepala kecoa dengan badannya hal ini idak akan menyebabkannya mati. Kok
bisa? Namanya dipisahkan dari kepala pasti mati dong. Terus gimana hidupnya?
Tenang, semuanya akan dijawab dengan perlahan meskipun tak setajam parang :P.
Semuanya
pasti sudah tau. Organ paling vital di kepala adalah otak. Nah, kalo seumpama
otaknya udah nggak ada karena kepalanya pun diputus. Gimana syarafnya bisa
berfungsi? Jawabnya, karena kecoa tidak hanya punya satu system saraf. Ingat,
invertebrate ini memiliki system syaraf tangga tali. Jadi sekalipun otaknya
dipotong syarafnya masih bisa bekerja.
Pertanyaan
selanjutnya, bagaimana dia bisa bernafas? Ciri-ciri makhluk hidup adalah
bernafas bukan. Sekarang kita perhatikan lagi, kecoa memiliki sepuluh pasang
lubang di bagian thoraksnya. Lubang ini
ternyata merupakan salah satu alat pernapasan untuk kecoa. Sekarang, jadi dua
permasalahan terpecahkan. Kecoa masih punya system syaraf berupa tangga tali dan
sepuluh pasang lubang di thoraksnya sebagai alat pernafasan.
Masalah
yang paling utama dan paling fatal adalah darimana hewan tersebut mendapatkan
sumber energy? Bagaimana cara dia makan? Inilah yang menjadi kelemahannya.
Karena makhluk hidup tidak bisa bertahan hidup tanpa sokongan energy, maka
invertebrate ini hanya dapat bertahan hidup sampai cadangan makanannya habis.
Karena dia tidak bisa makan melalui mulut sehingga dia tidak bisa menyimpan
energy lagi. Paling sedikit kecoa dapat bertahan hidup tanpa kepala selama kurang
lebih 24 jam, selanjutnya tinggal menunggu sampai cadangan makanannya habis.
Selasa, 17 April 2012
Like Ran, to be PATIENT
Ran Mouri adalah tokoh dalam Detective Conan yang menurut saya paling 'melas'. Gimana nggak, pada lupa ya? Kan Shinichi tubuhnya mengecil, dan Ran tak mengetahui apa yang terjadi pada Shinichi. Bahkan dalam ketidaktahuannya seperti itu, Ran tetap masih saja sabar menunggunya. Bodoh? Itu bukan bodoh namanya, tapi kesetiaan. Berkali-kali Ran selalu menampakkan wajah sayu ketika teringat Shinichi. Itu yang membuat saya terenyuh ketika melihat Detective Conan. Ayo dong Gosho Aoyama, Conan-nya di gedein lagi. Kasian tu, anak orang dibuat menunggu. Hehe :P.
Dalam Detective Conan Movie 7 “The Croossroad of Ancient Capital” Ran mengobrol dengan Sonoko seperti ini, Sonoko said,”I’m not good at waiting for people. Isn’t that true for you as well, Ran?” And you know what her answer? She said,” Really? I don’t mind waiting for people. Because the longer you wait, when you do meet…. You’ll be more happy!”
What the answer! Beruntung ya Shinichi punya cewek kayak Ran. How incredible she is! Sebenarnya ini bukan tentang seberapa lama kita menunggu, tapi tentang seberapa besar kita bersabar untuk mereka. Kelihatannya memang mudah, tapi siapa sih yang suka menunggu? Mungkin cuma Ran yang bisa sesabar itu:D. Ketika Berkali-kali kencannya gagal karena Shinichi ada kasus, dia tak pernah complain. Namun, Shinichi bukanlah orang yang tak tepat janji, dia selalu berusaha datang sekalipun itu sangatlah terlambat! Bahkan ketika tempat janjian mereka sudah tutup, paling tidak dia telah berusaha menepati janjinya. Dan kalian tahu, 2 jam Shinichi terlambat datang. Ketika kebanyakan orang akan meninggalkan tempat itu ketika orang yang mereka tunggu tak kunjung datang, Ran masih disana. Ran hanya berkata,”I’m glad. I thought that something had happened to you and I was really worried.” Bayangkan ketika ketika ada ditempat itu sebagai Ran. Mungkin sindiran atau bahkan cacian yang akan keluar.
Belajar dari Ran, menunggu tak seburuk yang dibayangkan. Asalkan orang yang kita tunggu pun juga konsekuen dengan janjinya. Seperti Shinichi misalnya. Sepertinya benar apa yang dikatakan Ran, hal itu malah akan membuatnya menjadi bahagia ketika bertemu dengan orang yang ditunggu. Gosho Aoyama selalu menyajikan pertemuan mereka dengan tak terduga dan tentu saja romantis! Meskipun hanya beberapa detik, dan Ran kembali dibuat menunggu lagi tapi bagi Ran sepertinya itu cukup untuk mengobati rasa rindunya. Haia, kalo Shinichi mah jelas dia seorang detective Ran pasti berpikir ‘lumrah’ bila dia sering ditinggalkan. Meskipun bukan demikian alasan sebenarnya. Untuk kali ini, kita bisa belajar satu lagi. Kita tak perlu alasan untuk selalu menunggu, kita hanya perlu bersabar dan menampakkan wajah bahagia ketika bertemu. Got it?
Dalam Detective Conan Movie 7 “The Croossroad of Ancient Capital” Ran mengobrol dengan Sonoko seperti ini, Sonoko said,”I’m not good at waiting for people. Isn’t that true for you as well, Ran?” And you know what her answer? She said,” Really? I don’t mind waiting for people. Because the longer you wait, when you do meet…. You’ll be more happy!”
What the answer! Beruntung ya Shinichi punya cewek kayak Ran. How incredible she is! Sebenarnya ini bukan tentang seberapa lama kita menunggu, tapi tentang seberapa besar kita bersabar untuk mereka. Kelihatannya memang mudah, tapi siapa sih yang suka menunggu? Mungkin cuma Ran yang bisa sesabar itu:D. Ketika Berkali-kali kencannya gagal karena Shinichi ada kasus, dia tak pernah complain. Namun, Shinichi bukanlah orang yang tak tepat janji, dia selalu berusaha datang sekalipun itu sangatlah terlambat! Bahkan ketika tempat janjian mereka sudah tutup, paling tidak dia telah berusaha menepati janjinya. Dan kalian tahu, 2 jam Shinichi terlambat datang. Ketika kebanyakan orang akan meninggalkan tempat itu ketika orang yang mereka tunggu tak kunjung datang, Ran masih disana. Ran hanya berkata,”I’m glad. I thought that something had happened to you and I was really worried.” Bayangkan ketika ketika ada ditempat itu sebagai Ran. Mungkin sindiran atau bahkan cacian yang akan keluar.
Belajar dari Ran, menunggu tak seburuk yang dibayangkan. Asalkan orang yang kita tunggu pun juga konsekuen dengan janjinya. Seperti Shinichi misalnya. Sepertinya benar apa yang dikatakan Ran, hal itu malah akan membuatnya menjadi bahagia ketika bertemu dengan orang yang ditunggu. Gosho Aoyama selalu menyajikan pertemuan mereka dengan tak terduga dan tentu saja romantis! Meskipun hanya beberapa detik, dan Ran kembali dibuat menunggu lagi tapi bagi Ran sepertinya itu cukup untuk mengobati rasa rindunya. Haia, kalo Shinichi mah jelas dia seorang detective Ran pasti berpikir ‘lumrah’ bila dia sering ditinggalkan. Meskipun bukan demikian alasan sebenarnya. Untuk kali ini, kita bisa belajar satu lagi. Kita tak perlu alasan untuk selalu menunggu, kita hanya perlu bersabar dan menampakkan wajah bahagia ketika bertemu. Got it?
Langganan:
Postingan (Atom)


